Mengapa Paus Memilih Nama Fransiskus?

Paus Fransiskus mengatakan bahwa “sewaktu hal-hal menjadi genting” dalam voting konklaf, ia duduk di samping “teman baik,” nya seorang Kardinal dari Brasil, Claudio Hummes “yang menghibur saya.” Ketika mantan Kardinal Jorge Mario Bergoglio mendapatkan jumlah 77 suara yang dibutuhkan untuk menjadi Paus, ia mengatakan bahwa Kardinal Hummes “memelukku, menciumku dan mengatakan,” Jangan lupakan kaum papa. ‘”

Paus Fransiskus mengatakan kepada ribuan wartawan pada tanggal 16 Maret 2013 bahwa ia menyimpan ke dalam hati kata-kata temannya tersebut dan memilih untuk dipanggil dengan nama dari St. Fransiskus dari Assisi, “si miskin  pencinta damai, si pencinta dan pelindung ciptaan,” termasuk dunia yang telah diciptakan “namun kita tidak memiliki hubungan baik dengannya. ” “Betapa saya mendambakan gereja yang miskin dan yang diperuntukkan bagi orang miskin,” katanya kepada lebih dari 5.000 perwakilan media yang datang dari seluruh dunia untuk konklaf dan pemilihannya.

Paus mengakui betapa sulitnya bagi banyak media untuk memandang gereja sebagai lembaga spiritual, bukan sebagai lembaga politik, dan ia menyatakan secara khusus terima kasih “kepada mereka yang mampu mengamati dan memberitakan kembali peristiwa yang terjadi dalam gereja ini dari sudut pandang yang paling benar sebagaimana berita itu dibaca, dengan iman. “

Gereja, katanya, “adalah umat Allah, orang-orang kudus Allah, karena mereka semua dalam perjalanan menuju perjumpaan dengan Yesus Kristus.” Tidak ada yang dapat memahami gereja tanpa memahami tujuan spiritualnya, katanya. Berterima kasih kepada para wartawan untuk semua kerja keras mereka, Paus Fransiskus juga meminta mereka untuk terus berusaha “untuk menemukan sifat sejati dari gereja dan perjalanannya di dunia, termasuk semua kebajikan serta kelalaiannya.” Komunikasi, katanya, memerlukan studi, persiapan dan perhatian khusus “kepada kebenaran, kebaikan dan keindahan.” Inilah hal-hal yang merupakan kesamaan antara gereja dengan jurnalisme. “

sumber: www.catholicnews.com

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *