Depok, OFM – Forum Komunikasi Saudara-saudara Muda OFM Indonesia (FORKASI) Provinsi St. Michael Malaikat Agung kembali mengadakan temu akbar tahunan di Novisiat Transitus Depok, pada Senin-Rabu (22-24/01).Para Saudara Muda berkumpul bersama di Novisiat Transitus, Depok untuk saling berdinamika bersama dengan semua Saudara. Tema temu akbar tahun ini adalah “Emang Boleh Seakrab ini?” Menurut Sdr. Anjelinus Darmin, OFM, ketua panitia acara ini, tema ini hendak mengajak para Saudara untuk merefleksikan kembali semangat persaudaraan . Harapannya, temu FORKASI ini menjadi momen untuk semakin menguatkan semangat persaudaraan di antara para Saudara Muda Fransiskan.
Pada hari pertama, Senin (22/01) pukul 09.00 WIB, para Saudara Muda berdatangan ke Novisiat Transitus, Depok. Setelah melakukan registrasi, semua Saudara, lalu mengikuti Seminar bertema “Harnessing Wisdom in the Digital Age”, yang dibawakan oleh pembicara, Bpk. Gumawang Jati. Dalam Seminar ini, para Saudara mendiskusikan topik tentang efsiensi dalam menggunakan gadget. Kepada para Saudara Muda, beliau memperkenalkan manfaat dan cara kerja AI, ChatGPT, dan Bard. Rangkaian acara pada hari ini dilanjutkan dengan sesi perkenalan di antara para Saudara. Malam harinya, pada pukul 19.00, para Saudara pasca-TOP membagikan pengalamannya ketika menjalani Tahun Orientasi Pastoral di beberapa tempat, di antaranya Seminari Pius XII Kisol, Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo, SMP Kemasyarakatan Ndoso, Paroki St. Paulus Nangakantuk, Paroki Keluarga Kudus Baradatu, dan Ekopastoral Atambua.

Sdr. Alex Lanur, OFM membuka rangkaian pertandingan dengan tendangan pertamanya dari tengah lapangan Futsal Novisiat yang sudah selesai direhab.
Di hari kedua, pada pukul 07.00, para Saudara Muda memulai rangkaian kompetisi Futsal antar Komunitas. Kegiatan ini diawali dengan acara senam bersama yang dipimpin oleh Sdri. Vira dan Sdri. Clara, anggota OMK St. Paulus, Depok. Pertandingan-pertandingan berlangsung dengan seru. Setiap komunitas berupaya menampilkan permainanan terbaiknya. Setelah selama seharian bertanding, Komunitas Padua 2 dan Novisiat 1 bersua di laga final. Komunitas Padua 2 keluar sebagai pemenang trofi FORKASI tahun 2024 setelah mengalahkan tim tuan rumah melalui babak adu penalti.
Pada pukul 19.00 WIB, para Saudara muda beserta tamu undangan berkumpul bersama dalam acara malam budaya di Aula Novisiat Transitus Depok. Adapun acara ini dimeriahkan oleh penampilan saudara muda dari masing-masing komunitas, serta penampilan dari beberapa tamu undangan. Sdr. Theofanus Arito, OFM membuka acara malam budaya dengan sebuah orasi dengan tema “Budaya dan Perkembangan Moral”. Setelah itu, masing-masing komunitas secara bergantian menampilkan acaranya. Penampilan yang mencolok adalah acara Iklan yang dibawakan oleh saudara-saudara dari Komunitas Duns Scotus. Iklan ini berhasil mengudang gelak tawa para Saudara serta tamu undangan yang hadir. Malam budaya ditutup dengan rekreasi dan menari bersama.
Akhirnya, seluruh rangkaian temu akbar FORKASI diakhir dengan Perayaan Ekaristi bersama di Kapel Novisiat Transitus, Depok. Sdr. Daniel Klau Nahak, OFM selaku Vikaris Provinsi OFM St. Michael Malaikat Agung memimpin perayaan ini. Dalam homilinya, Sdr. Daniel mengingatkan para Saudara Muda tentang pentingnya komunikasi sebagai spirit dasar dalam membangun persaudaraan. “Komunikasi itu penting, dari sanalah kita dapat mengenal dan membangun keakraban sebagai seorang saudara”, tukas saudara Daniel, OFM. Seusai makan siang bersama, kira-kira pukul 13.00, para Saudara Muda meninggalkan Novisiat Transitus untuk kembali ke Jakarta.
Kontributor: Sdr. Evaristus Dwiputra Rodriques Adu, OFM
Ed.: Sdr. Vincent, OFM

Tinggalkan Komentar