Pada awal tahun 2022, Yayasan Persekolahan St. Fransiskus Assisi, Jakarta telah melaksanakan dua kegiatan webinar. Webinar pertama dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2022 dengan tema “Pedagogi Fransiskan dan Pemahaman Fransiskan tentang Sekolah” serta terjadi berkat kerjasama dengan pihak Sekolah Regina Pacis-Jakarta. Webinar yang disiarkan secara live streaming melalui kanal Youtube ini mengundang Bruder Joaquin Echeverry, OFM yang berdomisili di Roma sebagai pembicara utama, didampingi Bapak Advent Tambun (pengajar dan penerjemah Bahasa Spanyol) dan Pater Mateus Batubara, OFM sebagai moderator.
Br. Joaquin, OFM menegaskan peranan pendidikan dalam meneruskan ajaran Kristus dan membentuk arah panggilan hidup peserta didik. Sejalan dengan itu, prinsip-prinsip pedagogi Fransiskan mengedepankan “keutamaan pribadi” di mana setiap individu layak mendapat penghargaan. Penghargaan yang perlu dikembangkan oleh seorang pendidik Fransiskan mesti dilandasi oleh suasana hati yang damai serta jiwa yang gembira. Hati yang damai dan jiwa yang gembira dapat menjadi bekal memadai bagi para pendidik dalam berhadapan dengan realitas yang unik dan beragam, termasuk dalam menghadapi keanekaragaman yang ditampilkan peserta didik.
Webinar kedua dilangsungkan pada Kamis, 27 Januari 2022 dengan tema “Sepuluh Keutamaan/Nilai St. Fransiskus Assisi” dengan narasumber yang sama. Kali ini, Br. Joaquin, OFM menekankan ciri sekolah Fransiskan yang menghadirkan Kabar Gembira dalam lingkungan pengajaran. “Sukacita dan kegembiraan harus terpancar dari dalam diri peserta didik dan para pendidik, dalam berbagai bentuk kegiatan, serta di setiap sudut sekolah,” ungkapnya.
Dalam menghadirkan Kabar Gembira, para pendidik mesti bertindak selayaknya orang tua yang mendidik secara tulus dan penuh kasih sayang. Tugas seorang pendidik tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan tetapi juga membentuk kepribadian peserta didik sesuai dengan ajaran iman Kristiani. Pada bagian akhir pemaparannya, Br. Joaquin menegaskan pentingnya karakter kerendahan hati dalam diri para pendidik guna senantiasa belajar menambah pengetahuan dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Dua webinar tersebut memberikan gambaran terkait ciri khas pedagogi Fransiskan. Mendidik berarti memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk berkembang. Peran pendidik di sekolah membantu peran orang tua dalam mendidik anak. Pendidik dan orang tua mesti bekerja sama dalam membentuk kepribadian seorang anak sesuai dengan peran masing-masing.
Kontributor : Sdri. Ida Rahayu dan Sdr. Apolinaris P. Nana, OFM
Editor: Sdr. Rio, OFM
