Ibadat Pemberkatan “Domus Isoman Fransiskus”

Kamis (12/08/2021), menjadi hari yang penting bagi tiga komunitas; RS. Sint Carolus Jakarta, Paroki Hati Kudus Kramat, dan Yayasan Fransiskus. Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus Covid-19, ketiga komunitas ini saling bekerja sama menghadirkan rumah isolasi bagi para pasien Covid-19; Domus Isoman St. Fransiskus. Hari ini bertempat di Yayasan Fransiskus, dilangsungkan ibadat sabda pemberkatan Domus Isoman. Domus Isoman St. Fransiskus Asisi secara resmi dibuka bagi para pasien penderita covid-19 yang membutuhkan tempat isolasi mandiri.  Domus Isoman ini berada di wilayah sekolah Fransiskus.

Tepat pukul 08.00 WIB ibadat dimulai, diawali lagu Cinta Tuhan Cemerlang Hari Ini. Ibadat dipimpin oleh Minister Provinsi OFM Indonesia, Sdr. Mikhael Peruhe OFM, didampingi oleh Pastor Paroki Hati Kudus Kramat, Sdr. Yustinus Agung Setiadi OFM, dan Sdr. Mateus Batubara OFM selaku ketua Yayasan Fransiskus. Hadir pula dalam ibadat ini Sr. Marga CB sebagai perwakilan RS. Sint Carolus, para donatur, serta panitia. Tentu saja pesertanya dibatasi. Dalam renungan singkat, Sdr. Mikhael Peruhe, OFM menegaskan, kegiatan ini sebagai perwujudan dari Visi Gereja yang mau menghadirkan Allah bagi orang-orang yang menderita.

Menurut Sdr. Mike, sapaan sdr. Mikhael Peruhe, OFM, dalam kesempatan kali ini kita dapat belajar dari dua tokoh. Pertama, St. Carolus Boromeus yang mendedikasikan dirinya untuk merawat dan membantu orang-orang sakit ketika wabah pes melanda Eropa. Kedua, St. Fransiskus Asisi yang tergerak oleh belas kasih Tuhan, berbalik, mendekat, dan merangkul orang kusta yang dahulu dijauhkan. Lebih lanjut, menurut Sdr. Mike, Inisiatif bersama ini sungguh mau menjawab ajakan Paus Fransiskus untuk Gereja, agar menjadi rumah sakit atau tempat penyembuhan dalam medan perang. Gereja harus merawat manusia yang terluka dan menghadirkan wajah Allah yang berbelaskasih serta maharahim.

Sdr. Mike berharap agar Domus Isoman menjadi tempat penyembuhan bagi yang terluka, terkhusus saudara-saudari kita yang menderita covid-19. Dengan menyediakan tempat ini, kita turut ambil bagian dalam proses peyembuhan dan keselamatan bagi saudara-saudari kita yang menderita. Setelah ibadat sabda, Sdr. Mikhael Peruhe OFM dan Sdr. Yustinus Agung Setiadi OFM memberkati ruangan-ruangan yang akan digunakan nantinya. Kehadiran Domus Isoman St. Fransiskus ini, diharapkan dapat membantu ketersediaan ruang isolasi mandiri bagi mereka yang terpapar virus Covid-19. Semoga Domus Isoman ini juga menjadi tempat peneguhan iman, penguatan harapan bagi saudara-saudari yang terpapar Covid-19 dan menjadi tempat yang baik bagi kita untuk menunjukkan  kasih kepada mereka yang terdampak.

Sdr. Yoseph Lamapaha, OFM

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *