Mengenal St. Antonius Padua (bagian 1)

Video berikut ini merupakan seri “Mengenal St. Antonius Padua” yang dikerjakan oleh Franciscan Media Centre Indonesia – sebuah tim pusat media yang ada di dalam persaudaraan fransiskan OFM Provinsi St. Michael Malaikat Agung di Indonesia. Bagian pertama ini berisi tentang asal-usul tradisi berdoa bersama St. Antonius untuk menemukan kembali barang yang hilang. Diceriterakan kembali oleh Rm. FA. Okki Dwihatmanto OFM.

Bagian 1 – Tradisi berdoa bersama St. Antonius untuk menemukan kembali barang yang hilang.

Tradisi ini berasal dari pengalaman St. Antonius sendiri. Sewaktu St. Antonius akan diutus ke Perancis, dia mendapat tugas untuk berkhotbah – melawan ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran Gereja.Tetapi selain berkhotbah dia juga diberi tugas untuk mengajar teologi bagi saudara-saudara fransiskan di Perancis, juga bagi iman dan biarawan lain di sana.

Suatu kali, St Antonius kebingungan karena buku Mazmur yang menjadi buku pegangannya mengajar ternyata hilang, tidak bisa ditemukannya. Buku ini sangat penting bagi St. Antonius karena di dalam buku Mazmur itu dia sudah mencatat kutipan-kutipan dari Bapa-Bapa Gereja untuk bahan pengajarannya, tafsiran-tafsiran atas Mazmur tersebut dan catatan-catatan pribadi yang lain. Karena itulah dia kebingungan dan tentu sangat sedih. Kesedihannya semakin bertambah karena pada hari itu juga ada seorang novis yang meninggalkan biara.

Karena itu Antonius berdoa “Tuhan, kalau memang kehendakMu, biarlah orang muda itu dan buku Mazmur yang saya butuhkan itu kembali lagi.” Dan apa yang terjadi kemudian? Hari berikutnya, novis itu kembali ke biara. Dan ternyata kitab Mazmur yang hilang itu dibawa oleh novis yang hendak pergi tadi. Sang novis membawa kitab itu dengan maksud akan dijual karena harganya sangat mahal pada saat itu. Jika ia jual maka ia akan mendapatkan bekal uang untuk perjalanannya. Tetapi malam harinya novis itu bermimpi. Ia tidak bisa tidur dengan tenang. Dalam mimpinya ia diminta untuk mengembalikan buku tersebut kepada Antonius.

Benarlah, doa St. Antoius dikabulkan Tuhan. Kitab Mazmur yang dibutuhkannya untuk mengajar dan berkhotbah kembali lagi. Tetapi lebih baik lagi, anak muda yang menjadi novis akhirnya pulang kembali ke biara dan melanjutkan hidupnya sebagai biarawan dengan penuh damai dan tobat.

Begitulah asal tradisi berdoa memohon supaya barang atau segala sesuatu yang hilang agar kembali lagi.  Kita pun dapat memohon bantuan Tuhan bersama dengan St. Antonius.

“St. Antonius dari Padua, mohonkanlah kepada Allah segala yang kami perlukan, khususnya bagi kami yang dilanda kehilangan (kehilangan orang-orang yang kami cintai, kehilangan barang berharga, kehilangan semangat hidup, kehilangan perhatian dst.). Amin.”

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *