Bertempat di gedung aula Paroki St. Fransiskus de Assisi Fatuberliu, Wekiar, segenap Saudara Dina yang telah berprofesi kekal di Fundasi St. Antonio de Lisboa, Timor Leste mengadakan kegiatan studi bersama (18/03/2022). Studi bersama yang merupakan bagian dari program bina lanjut (on going formation) tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak, seperti para Dewan Pengurus Paroki Alas dan Paroki Fatuberliu, perwakilan pemerintah Kecamatan Alas dan Kecamatan Fatuberliu, para suster FSGM, serta agen-agen pastoral di kedua Paroki. Dengan tujuan meningkatkan kerja sama antarelemen pastoral di Wilayah Selatan bumi Lorosa’e, pertemuan berlangsung dalam dua sesi. Pertama, pemaparan materi oleh Sdr. Joel Pinto, OFM perihal sinode universal yang sedang berlangsung. Kedua, sharing pengalaman pastoral dari para Saudara Dina serta sejumlah agen pastoral.

Para peserta studi bersama sedang mendengarkan penjelasan Sdr. Joel Pinto, OFM terkait proses sinode universal di tingkat Keuskupan Agung Dili
Selaku ketua panitia sinodal, Sdr. Joel Pinto, OFM menjelaskan dinamika sinode di Keuskupan Agung Dili. Sdr. Joel mendasarkan penjelasannya pada ensiklik Evangelii Gaudium tentang Gereja yang berani keluar dari zona nyaman demi menjumpai orang-orang miskin dan terpinggirkan. Tema sinode yang menekankan persekutuan, partisipasi, dan misi menjadi panduan bagi Gereja untuk berdialog dan mendengarkan berbagai pihak dalam pelayanannya, khususnya umat yang dilayani.
Pada sesi sharing pastoral pertama, para peserta mendengarkan pengalaman pastoral Sdr. Hermenegildo Pinto, OFM dan Sdr. Andreas Hamma, OFM, pastor Paroki Alas dan Paroki Fatuberliu. Sdr. Hermen, OFM menekankan kerja sama dengan umat dalam membangun kesadaran mereka akan identitas sebagai pengikut Kristus. Sementara Sdr. Andreas, OFM menegaskan perihal identitas para Fransiskan yang senantiasa dekat dengan orang-orang kecil. “Pelayanan pastoral tidak melulu pada altar tetapi juga pergi menjumpai orang-orang kecil dan melayani mereka,” ungkap Sdr. Andreas, OFM.

Sesi sharing pengalaman pastoral para peserta studi bersama. Kerja sama antarelemen dalam pastoral menjadi kunci penting dalam pelayanan terhadap umat.
Pada sesi sharing kedua, para dewan paroki, suster FSGM, perwakilan pemerintah, serta agen-agen pastoral menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan pastoral di kedua paroki. Setidaknya, terdapat beberapa masukan penting terkait pelayanan pastoral para Saudara Dina, seperti reorientasi arah pelayanan para agen pastoral, penertiban administrasi dan laporan keuangan paroki, peningkatan kualitas manajemen paroki, serta memberikan perhatian pada kaum disabilitas dan kaum miskin dalam porsi yang besar.
Studi bersama tersebut ditutup dengan refleksi singkat dari Presiden Fundasi, Sdr. Nicolau José Florentino, OFM. Beliau mengajak para Saudara Dina dan semua agen pastoral untuk meningkatkan kerja sama. “Semua orang dipanggil untuk mewartakan kebaikan dan kasih Allah sehingga dibutuhkan kerja sama dalam menjalankan tugas perutusan tersebut. Perlu ada gerak bersama sehingga reksa pastoral dapat berjalan dengan lebih baik,” jelasnya.
Kontributor: Sdr. Marciano A. Soares, OFM
Ed.: Sdr. Rio, OFM
