
Salah seorang Novis sedang membuat tempat sampah
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (21/02/2022), warga komunitas Novisiat Transitus, Depok mengadakan kegiatan ibadat bersama. Ibadat tersebut bertempat di Rumah Pupuk (kebun novisiat). Dalam pengantar, Sdr. Andre Labur selaku pemimpin ibadat membacakan sejarah singkat penetapan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. Penetapan ini berlaku sejak tahun 2005, ketika terjadi tragedi longsor di lokasi TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat. Insiden tersebut menjadi pemicu dicanangkannya Hari Peduli Sampah Nasional.

Papan edukasi sampah
“Hari Peduli Sampah Nasional menjadi dasar supaya Indonesia dapat bersih dari sampah. Hari Peduli Sampah Nasional dapat dirayakan dengan cara melakukan aksi nyata, seperti kerja bakti, tidak membuang sampah sembarangan, dan membuat tempat sampah dengan tujuan agar kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan semakin meningkat,” ungkap Sdr. Andre sebagaimana mengutip teks ibadat ekologi karya tim JPIC-OFM Indonesia. Buah permenungan itu diharapkan mampu mengantar anggota komunitas Novisiat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, keutuhan alam ciptaan, dan mengurangi produksi sampah.
Ibadat berlangsung selama tiga puluh menit. Sesudah ibadat Sdr Oki selaku magister mengajak para Novis untuk melakukan sejumlah aksi nyata, seperti membuat papan edukasi kebersihan lingkungan, menanam bibit pohon buah-buahan, dan pembuatan tempat sampah. Save our nature, save our life!!!
Sdr. Rian Dakosta, OFM
Ed. Sdr. Haward, OFM
