Studi Bersama Gardianat Portiuncula

Jakarta, OFM—Pada hari Jumat (21/04/23), para Saudara Dina di Gardianat Portiuncula, Jakarta mengadakan kegiatan studi bersama. Studi bersama yang bertemakan “Anggaran Dasar dengan Bulla: Pengantar dan Struktur” dibawakan oleh Sdr. Ferry Suharto, OFM di aula Paroki St. Paskalis, Cempaka Putih. Gardian Portiuncula, Sdr. Bimo Prakoso OFM, menjelaskan kegiatan studi bersama ini merupakan salah satu program dari roadmap 2023 Gardianat Portiuncula yang mesti dijalankan.

Sdr. Ferry Suharto, OFM sedang menjelaskan AngBul di hadapan para saudara di Gardianat Portiuncula.

Pada bagian pengantar, Sdr. Ferry menjelaskan bahwa Anggaran Dasar dengan Bulla (AngBul) tumbuh dari pengalaman hidup Fransiskus Assisi. “Tentu tidak semua pengalaman hidup Fransiskus diambil, tetapi ada poin-poin penting yang kemudian dijadikan pedoman,” jelas beliau. Beliau juga menjelaskan fakta menarik perihal perbedaan antara AngBul yang berisikan 12 pasal dengan Anggaran Dasar Tanpa Bulla (AngTBul) yang berisikan 23 pasal. Menurutnya, AngBul hanya memiliki 12 pasal karena telah diedit dan diformulasikan kembali berdasarkan ketentuan Hukum Gereja.

“AngBul bukan ringkasan murni dan sederhana dari AngTBul. Juga bukan sama sekali baru dan meninggalkan konteks AngTBul. Ada beberapa bagian ‘berbahaya’ yang ditinggalkan (dalam AngBul) seperti konsep ketaatan dalam AngTBul yang memberikan celah bagi para saudara untuk tidak taat dengan dalil membahayakan keselamatan jiwa,” jelas Sdr. Ferry.

Anggota Gardianat Portiuncula mendengarkan penjelasan dari Sdr. Ferry.

Pada bagian kedua tentang struktur AngBul, Sdr. Fery menjelaskan tentang beberapa struktur AngBul dalam kajian para ahli Fransiskan termasuk dalam kajiannya sendiri. Sejumlah pertanyaan disampaikan oleh peserta setelah Sdr. Ferry selesai memaparkan materinya. Pertanyaan perihal konsep kemiskinan menjadi pertanyaan yang hangat didiskusikan di antara para peserta.

Kontributor: Sdr. Yon Wangge, OFM

Ed.: Sdr. Rio, OFM

Tinggalkan Komentar